WeekendActivity

JAMU, Warisan Budaya Indonesia

Indonesia, negeri yang kaya akan rempah-rempah. Banyak rempah-rempah yang dapat tumbuh subur di negeri ini. Pantas saja dahulu Belanda tidak berhenti menjajah kekayaan kita karena hasil rempah-rempahnya yang memukau. Contohlah lada, dengan berat yang tidak seberapa, dapat dijual dengan harga yang tinggi. Siapa yang tidak akan tergiur mengambil kekayaan kita satu ini? Rempah-rempah selain digunakan untuk campuran masakan juga digunakan untuk membuat jamu.

IMG20170812080702
beberapa jenis bahan obat-obatan alami

Sudah bukan rahasia umum kalau jamu dipercaya sebagai obat maupun ramuan untuk bahan kecantikan. Sudah sejak zaman dahulu, banyak orang tua kita menggunakan jamu untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit, misalnya saat masuk angin kita dibuatkan seduhan jahe dan jeruk, saat sakit mens melanda kita akan dibuatkan jamu kunyit asem. Selain itu, kalau diperhatikan, orang-orang keraton maupun orang-orang yang suka mengonsumsi maupun menggunakan jamu untuk kecantikan memang membuat wajah lebih glowing bukan, awet muda dan terkesan bersih?

IMG20170812085027
yang mudah ditemui di pasar-pasar

Nah, pasti kalau zaman sekarang masih agak malas ya mengolah rempah untuk jamu, atau bahan dapur untuk masker maupun lulur. Padahal bahan-bahan yang digunakan bisa jadi kita lihat setiap hari di dapur maupun dipasar. Sebentar, Bumbu dapur? Yap, bumbu dapur bisa digunakan sebagai bahan untuk membuat lulur maupun masker loh ternyata. *saya juga baru tahu. Jadi, beberapa minggu yang lalu, saya berkesempatan mengikuti Jemma Class (lagi, alhamdulillah) dengan tema WTHeritageBeauty: Jamu,  yang diadakan di Café Suwe Ora Jamu (peluk cium untuk Jemma dan Womantalk :* )

IMG20170812090447

Sebelum membahas cara pembuatan masker, lulur dan jamunya, saya mau membahas dahulu asal usul jamu ya.

Istilah ‘jamu’ muncul pada zaman Jawa Baru (15-16 M) dan berasal dari gabungan dua kata “djampi” dan “oesodo”.  Djampi adalah Bahasa Jawa Kromo Inggil yang berarti penyembuhan menggunakan ramuan obat-obatan dan ajian. Sedangkan oesodo berarti kesehatan. Pada masa itu, istilah untuk seorang peracik jamu adalah ‘acaraki’. Seorang acaraki harus berdo’a atau berpuasa dulu sebelum membuat jamu. (diambil dari buku Workshop Jamu, milik Suwe Ora Jamu).

Masker, lulur dan jamu yang dibuat

  1. Masker Wajah/lulur badan

Pala: parut

Kulit jeruk: parut

Vco

Perbandingannya 1:1:1 yaa, jadi pala 1 biji diparut, kemudian kulit jeruk nipis 1 diparut dan vco satu sendok teh.

IMG20170812102043

Campur semua bahan menjadi satu sampai teraduk merata ya. Setelah itu bisa dicoba di bagian tubuh yang diinginkan.

IMG20170812101739
oleskan perlahan di tangan
IMG20170812103845
hasilnya, maapkan tangan saya yang hitam 😀

Ini termasuk dalam jenis scrub halus, sehingga bagus untuk yang mempunyai jenis kulit sensitive.

Penyimpanan: simpan campuran bahan di dalam tempat kaca yang kedap udara, jika akan digunakan tambahan VCO

  1. Ramuan Bobo’en

Bahan yang perlu disiapkan:

  • Beras (rendam minimal 3 jam) kemudian tumbuk, tingkat kehalusan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing ya. Jika suka dengan yang agak kasar, tidak perlu terlalu halus menumbuknya.
  • Ketumbar: tumbuk sampai halus
  • Laos (dirajang halus)
  • Air putih

Perbandingannya = 1 : 1 : 1 : 1

Jadi kita ambil beras yang sudah ditumbuk 1 sendok, ketumbar yang sudah ditumbuk satu sendok, laos yang sudah di Rajang halus 1 sendok dan air putih satu sendok. Campur dan aduk sampai merata. Jika komposisinya benar, maka campuran bahan ini dapat dibentuk bulat-bulat dan tidak pecah.

IMG20170812110321
bahan dan hasil yang diharapkan, dapat dibentuk bulat-bulat

Fungsinya:

a. Bedak dingin: dibuat bulet-bulet, dapat disimpan di kulkas. Jika ingin dipakai tinggal tambahkan air sedikit.

Dapat digunakan untuk lulur badan, atau relaksasi dengan cara menaruh di kepala (dahi maupun kening)

 b. Ramuan bobo’en: letakkan scrub alami di betis kemudian dibungkus plastik wrap. Setelah itu lepas plastik, rendam kaki di air hangat-hangat kuku sampai dingin

Berguna untuk menghilangkan pegal-pegal.

Penyimpanan: bulatan-bulatan dapat disimpan di wadah kaca yang kedap udara dan dimasukkan di kulkas, jika ingin digunakan tinggal mengambil sesuai kebutuhan kemudian tambah air putih.

 

  1. Jamu Kunyit (mengurangi nyeri saat menstruasi)

Bahan yang perlu disiapkan:

  • Kunyit
  • Laos

Ambil masing-masing satu bagian yang sama, sesuaikan dengan tubuh. Takarannya adalah satu genggam (tidak perlu satu genggam full, sesuai dengan kalau kita menggenggam biasa), parut dan ambil sarinya. Campur dan minum.

IMG20170812111559

Tehnik supaya tidak terlalu pahit saat minum, oleskan jeruk nipis dan garam di bibir gelas. Kemudian minum deh.

Untuk jamu, sebaiknya dibuat jika akan diminum, jd tidak perlu menyimpan yang sudah diperas di kulkas, semakin fresh semakin bagus.

IMG20170812112847
jamu andalan wanita saat ‘tamu’ datang
  1. Aroma Therapy Alami

Bahan yang perlu dipersiapkan:

  • Laos (dipotong-potong kecil)
  • Kulit Jeruk (diparut)
IMG20170812100847
bahan-bahan pembuatan aromaterapi alami

Perbandingan tetap sama ya, ambil satu sendok laos dan satu sendok parutan jeruk nipis. Kemudian taruh di tempat kaca, bisa langsung dibau untuk menghadirkan sensasi segar. Dapat melegakan hidung yang mampet, ampuh menurut saya.

IMG20170812101131
yang sudah dicampur tinggal dibau-bau

 

Penggunaan jamu sebagai obat, tentu tidak lepas dari efek samping akan tetapi lebih minim bila dibandingkan dengan obat-obat modern yang menggunakan senyawa bahan-bahan kimia sintetis, yang mana harus benar cara pengolahan, penggunaan dan , bahan yang tepat.

IMG20170812085802
beberapa produk jamu dari Suwe Ora Jamu

Sooo, siapa disini yang gemar minum jamu? Atau ngolah bahan-bahan alami untuk dijadikan lulur dan masker? Boleh loh di share di comment.

IMG20170812120625
sebagian kecil kru dari Womantalk.com

Thx to womantalk and Jemma class for come me in. Hope that I can join another class, 😊

 

Advertisements

12 thoughts on “JAMU, Warisan Budaya Indonesia

  1. Jamu memang warisan budaya Indonesia yg skrng makin naik kelas ya mbak. Saya liat di hotel2 kalau pas sarapan jg ada jamu gtu.
    Btw kalau yang jamu kunyit itu ibu saya suka bikinin sjak saya awal2 haid.
    Rasanya emang lbh seger kalau bikon sendiri ya.
    Btw Thx udah berbagi resep jamunya 😀

    Like

    1. iyaa betul mbak, sekarang hotel2 dan jamuan disediakan jamu, sekalian memperkenalkan warisan Indonesia kali yah, biar ga di caplok negara lain, hihi.

      Sama2 mbak, semoga resepnya bermanfaat, terimakasih sudah mampir 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s