Uneg2

Keinginan tidak sejalan dengan kenyataan?

dream

Setiap orang pasti memiliki keinginan bukan. Keinginan untuk makan, minum, tidur, sekolah, bekerja dan sebagainya. Apakah semua keingianan itu tercapai? Terlaksana? Atau hanya ada beberapa keinginan terpenuhi, selebihnya hilang tidak terwujud. Atau memang kita sengaja untuk menghilangkannya, melupakannya? Terkadang apa yang kita inginkan itu memang tidak berjalan sesuai dengan kenyataan yang kita jalani sekarang bukan? Salah? Tidak juga. Trus bagaimana kalau keinginan kita tidak tercapai?

Mari kita perdalam lebih lanjut.

Daridulu saya memang suka travelling, atau lebih gampangnya doyan jalan. Kemanapun. Saya suka kalau diajak Abah saya ikut pariwisata di SD nya dulu, rame-rame dengan ibu-bapak guru yang lainnya yang membawa anak-anaknya. Which is, aku juga tidak begitu mengenal mereka hehehe. Memasuki SMP dan SMA saya jarang sekali pergi keluar kota, apalagi saat jaman SMA. Saat masih duduk di bangku SMP (dulu waktu itu saya sekolah di MTs, Madrasah Tsanawiyah yang setara dengan SMP ya) saya senang menghabiskan waktu saat libur mengaji untuk bersepeda ke pelosok Blora. Iyaa, dari situ saya tahu dan sadar bahwa kota kecil saya mempunyai banyak sekali desa-desa. Kemudian saya diajak ke acara tempat desa teman-teman saya tinggal, mulai dari gas deso (sedekah bumi)1 , ke sawah, bantu-bantu ibunya menjemur gabah (pagi yang sudah dilepas dari gagangnya) dan lain-lain. Sepulangnya saya dari sana, tidak kurang dari satu plastiuk penuh berisi sayur mayor ataupun buah saya bawa pulang. Ahh, I miss that time. Apakah ini travelling? Bagi saya iya.

Memasuki dunia kuliah saya lebih banyak menghabiskan waktu di organisasi, mulai dari HMTE, HMTI dan yang paling saya sukai adalah EUREKA. Yess, organisasi jurnalis di tingkat Fakultas Teknik ini paling banyak menyita perhatian, tenaga dan waktu saya. Apakah saya menyesal? Sungguh tidak. Dan lagi-lagi saya anggap ini adalah sebuah travelling.

Sejak masuk kuliah dan masuk ke jurusan Teknik Industri, dalam hati dan mindset saya saya ingin sekali kerja di lingkungan pabrik. Kenapa, bagi saya ini menarik. Bisa kerja dengan mesin-mesin besar, memakai seragam pabrik, menggunakan helm dan ahh, kadang kacamata las (mau nge-las apa buuu, hehe). Tapi dari lubuk hari saya terdalam, ternyata saya punya keinginan yang tidak kalah kuatnya yaitu : Saya ingin kerja di tempat yang mana saya bisa jalan-jalan keliling Indonesia. Iya itulah keinginan saya, dulu. Akan tetapi sekarang saya baru sadar bahwa itu bukan keinginan saya, itu adalah IMPIAN saya.

Keinginan yang sudah lama dipendam, dipikirkan dan dido’akan secara lama dan diam-diam itu lama kelamaan akan naik pangkat menjadi sesuatu lebih besar yaitu impian. Entah disadari atau tidak, itulah yang saya rasakan dan baru saya sadari sekarang.

Ternyata, impian pekerjaan saya daridulu adalah bisa kerja sambil jalan-jalan. Apakah impian saya ini terwujud? Alhamdulillah, sejak saya lulus sampai saya menuliskan tulisan ini, saya masih kerja di dunia IT. Loh, kok menyimpang dari keinginannya dulu? Iya, saya lulus kuliah langsung masuk ke sebuah perusahaan multinational di bagian IT yang mengurus project pergantian system transaksional mereka, kemudian saya pindah ke perusahaan software juga as consultant software. Bekerja di perusahaan seperti ini menuntut kita untuk bisa mobile dari satu project ke project lain, dan pastinya wilayah kerjanyapun berpindah dari satu tempat ke tempat lain, pun dari pulau ke pulau lain.

Saya masih ingat saat dulu masih di perusahaan lama, kami se tim harus meng-golive kan system dalam setiap bulannya di ratusan anak cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Mulai dari Jakarta, Bali, Banjarmasin, Manado dll.

Kemudian, masih teringat betapa saat saya sudah di perusahaan sekarang dan dikirimkan untuk tugas di perusahaan yang terletak di Kalimantan selama 6 bulan. Hampir selama 4 bulan sebelum kekantor kita naik boat untuk menyeberang ke lokasi. Bercengkerama dengan penduduk sekitar yang MCK kadang masih dilakukan di sungai, menikmati jalanan yang masih sangat berdebu dan banyak lainnya. Merasakan hidup di mess selama 2 bulan, jika ingin belanja harus menyeberang karena lokasinya yang memang masih sangat sedikit took-toko kelontong kita temui.

Beginilah cara Alloh memenuhi salah satu keinginan (yang naik kelas jadi impian) saya. Jadi bagaimana kalau memang keinginan atau impian kita belum terwujud atau tercapai? Haruskah marah? Menyesali yang sudah lalu? Tunggu dulu.

  • Periksa kembali keinginan dan impian kita terlebih dulu, apakah itu sudah benar-benar sesuai dengan yang kita mau?
  • Berusahalah lebih banyak dari biasa untuk mewujudkan keinginan dan impian kita
  • Berdo’alah kepada Yang Maha Memberi agar diberikan apa yang kita ingin dan impikan
  • Jika sudah berusaha dan berdoa tapi kita kunjung juga, bersyukurlah. Karena dengan bersyukur kita dapat lebih bisa menerima. Kita bisa lebih mengambil makna lain yang sudah ada dan kita miliki sekarang

Terdengar klise memang menganggap apa yang saya lakukan diatas dianggap travelling? Tapi, saya hanya ingin memaknai travelling dari sisi yang berbeda. Karena bagi saya travelling tidak hanya mengajak saya mengunjungi tempat-tempat yang sudah mainstream dikunjungi oleh orang-orang, tapi juga bagaimana saya bisa mengambil pelajaran disana. Bagaimana saya bisa memahami kehidupan yang lain dari tempat saya tinggal (terbukti meskipun masih satu wilayah dimana saya lama tinggal sejak kecil, budayanya sudah berbeda). Bagaimana saya bisa belajar untuk lebih sopan lagi terhadap orang. Bagaimana saya belajar untuk lebih bisa merangkai kata yang pantas sebelum dikeluarkan. Bagaimana saya bisa memahami karakter dari satu perusahaan dan perusahaan lainnya. Itu semua saya anggap travelling.

Jakarta, 28.07.2016

Lantai 5 PHE Tower, Jam Istirahat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s